Aib Raib, Asa Terasa

Di dunia ini, ada 3 (tiga) masalah utama manusia. Hampir semuanya berhubungan dengan “kehilangan”.

  1. Pertama, kehilangan Harta Milik atau barang kepunyaan. Termasuk kehilangan pekerjaan. Membuat kita kuatir apa yang akan kita makan hari ini, besok, dan seterusnya.

  2. Kedua, kehilangan Kesehatan. Jika sakit penyakit mulai mendatangi kita, maka kita takut tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa. Belum ditambah biaya pengobatan yang harus dikeluarkan. Dan apabila sakit yang didapat cukup parah, maka kematian serasa ada di hadapan kita.

  3. Ketiga, kehilangan Orang yang Disayangi. Perasaan takut ditinggalkan adalah perasaan yang dialami banyak orang. Perasaan ini bisa menimbulkan rasa sedih, gelisah, cemas dan takut.

***

Di dalam kehidupan manusia, juga ada 3 (tiga) hal yang tidak mungkin ada dalam waktu bersamaan, di dalam 3 (tiga) periode masa hidup manusia. Tiga periode tersebut adalah Masa Kecil/Muda, Masa Kerja/Produktif, Masa Tua/Pensiun. Sedangkan tiga hal yang dimaksud adalah Tenaga, Waktu, dan Uang.

  1. Masa Kecil/Muda: ini adalah masa awal hidup manusia. Mulai dari anak-anak hingga biasanya masa kuliah/sekolah tingkat akhir (SMU). Pada masa ini, manusia memiliki banyak tenaga dan banyak waktu. Tetapi kurang uang.

  2. Masa Kerja/Produktif: di masa ini, manusia mulai memiliki banyak uang dan masih memiliki banyak tenaga untuk bekerja. Tapi sudah mulai kekurangan waktu.

  3. Masa Tua/Pensiun: di masa akhir hidup manusia, kita mungkin memiliki banyak waktu dan masih banyak uang (hasil dari pekerjaan di masa sebelumnya). Tetapi kita sudah kekurangan tenaga untuk melakukan berbagai hal yang kita inginkan sebelumnya.

***

Lalu, bagaimana cara kita mengatasi masalah-masalah, terutama masalah kehilangan, yang pasti kita hadapi di dunia ini?

  1. Jangan pegang apa yang kita miliki terlalu erat. Semakin erat kita pegang, ketika kita kehilangan, maka kita akan makin sedih dan berat untuk melepaskannya.

  2. Masalah-masalah tersebut saat ini mungkin belum kita hadapi. Tapi ketika akhirnya masalah itu tiba, tidak perlu takut untuk menghadapinya. Karena pasti akan ada kekuatan ekstra yang kita dapat.

  3. Jangan menjadi pahit. Ketika masalah itu datang bertubi-tubi, jangan sampai luka yang ditimbulkan membekas dan menjadi kepahitan dalam hidup kita. Kepahitan dalam hidup bisa membuat trauma, putus asa, hilang pengharapan dan mengambil jalan pintas.

  4. Setiap masalah ada periodenya.Allah tidak akan membiarkan masalah itu berlarut-larut. Tapi akan tiba masanya, masalah itu akan berakhir.

***

Sesungguhnya, berbahagialah manusia yang ditegur Allah; sebab itu janganlah engkau menolak didikan Yang Mahakuasa. Karena Dialah yang melukai, tetapi juga yang membebat; Dia yang memukuli, tetapi yang tangan-Nya menyembuhkan pula.

Ayub 5:17-18

***

Note:

  • Dirangkum secara bebas dari kotbah Ev. Vonny Rumagit (GKMI Gloria Patri) pada Ibadah Sabtu, 19 Januari 2013 di GKI Taman Majapahit Semarang.

Published by Eric Gunawan

Happiness Engineer. WordPress Ambassador. Remote Worker. Soccer News Follower. Movie Lover. Proud Father. Lucky Husband.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: